PERMAINAN JUDI DIKALANGAN SISWA

PERMAINAN JUDI DIKALANGAN SISWA

PERMAINAN JUDI DIKALANGAN SISWA

Siswa sekolah pada dasarnya menjalankan kewajibannya menjadi pelajar disekolah rjakan tugas dengan baik. Namun di kalangan siswa sendiri banyak yang mengenal dunia perjudian. Perjudian yang dilakukan oleh siswa sekolah hanya hal kecil dilakukan dengan modal yang sangat sedikit. Dan permainan judi yang dilakukan adalah permainan yang biasa mereka lakukan. Permainan para siswa itu sangat banyak yang dilakukan seperti permainan sepak bola, bulu tangkis, bola kasti dan lai-lain.

Namun permainan judi yang dilakukan dikalangan siswa ini sangat yang tak terfikirkan oleh banyak orang. Yaitu permainan pirit uang. Pirit uang adalah permainan menebak angka seri yang ada di uang kertas. Uang yang digunakan biasanya uang seribu rupiah, sesuai kemampuan keuangan siswa tersebut. Permainan ini berjumlah orang sebebasnya. Permainan ini dilakukan dengan menjumlahkan angka yang berawal dari angka pertama di belakang pada seri uang.

Cara bermainnya seperti berikut ini :

  1. Tiap orang menyiapkan uang kertas, mulai dari uang seribu rupiah, dua ribu rupiah, hingga sepuluh ribu rupiah.
  2. Lalu memilih uang kertas yang akan digunakan, biasanya uang kertas yang digunakan harus sama, missal uang seribu rupiah, maka semuanya menggunakan uang kertas seribu rupiah.
  3. Lalu menyepakati jumlah uang taruhan yang dilakukan pada permainan judi pirit uang, contoh jika dapat menebak angka mendapatkan seribu rupiah dari masing-masing pemain.
  4. Lalu mencari nomor seri yang terdapat pada uang kertas. Contoh nomor seri pada uang kertas yaitu : Qn5633572
  5. Lalu memulai permainan judi dengan menebak angka terakhir pada nomor seri.
  6. Contoh jumlah pemain judi berjumlah 4 orang
  7. Cara bermainnya jika angka 0 sampai 5 itu adalah angka kecil, jika angka 6 sampai 9 maka angka besar.
  8. Orang pertama melihat angka 2, maka dia menyebutkan angka kecil.
  9. Lalu pemain kedua menyebutkan angka 9, maka dia menyebutkan angka besar.
  10. Lalu pemain ketiga menyebutkan angka 3, maka menyebutkan angka kecil,
  11. Lalu pemain keempat menyebutkan angka 5, maka menyebutkan angka kecil.
  12. Permainan judi ini sangat membutuhkan keberuntungan dalam menebak jumlah angka total nomor seri pada uang kertas.
  13. Lalu semua pemain menyebutkan jumlah total pada angka terakhir pada nomor seri uang kertas.
  14. Jika pemain pertama menyebutkan jumlah total 18, lalu pemain kedua menebak jumlah total 16, pemain ketiga menebak jumlah 15, pemain keempat menebak jumlah 19.
  15. Lalu semua pemain memperlihatkan satu angka terakhir nomor seri pada uang kertas, yang diperlihatkan hanya satu angka terakhir, angka yang lainnya ditutupi oleh uang tersebut
  16. Lalu semua pemain melakukan perhitungan semua angkat pemain, ternyata jumlah angka total pada nomor seri uang kertas adalah 19.
  17. Maka yang mendapatkan seribu rupiah dari masing-masing pemain adalah pemain yang keempat, karena pemain keempat yang benar menebak jumlah total angka nomor seri pada uang kertas.
  18. Permainan judi pirit uang lanjut dilakukan dengan menebak nomor seri kedua dari belakang pada uang kertas, cara yang dilakukan sama seperti cara diatas.
  19. Jika angka pada nomor seri pada uang kertas sudah ditebak semua, maka uang yang digunakan untuk permainan judi pirit uang diganti dengan uang kertas lainnya, semua pemain juga mengganti uang kertas yang digunakan untuk melakukan permainan judi pirit uang pada uang kertas lainnya.

 

Permainan judi dengan cara pirit uang atau menebak angka nomor seri pada uang kertas ini sangat dikenal pada kalangan siswa sekolah, mulai dari siswa sekolah dasar hingga sekola menengah atas. Jumlah uang taruhan yang dilakukan sesuai kemampuan keuangan siswa tersebut. Permainan judi ini masih banyak orang dewasa yang belum tahu mengenain permainan judi ini. Permaianan judi dengan menebak nomor seri pada uang kertas ini berawal dilakukan dengan iseng belaka. Lalu dengan inisiati siswa tersebut melakukan taruhan dengan cara menebak angka seri pada uang kertas.permainan judi ini masih banyak dilakukan oleh para siswa hingga sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *