Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Bandar Judi dan Hutang

Bandar Judi dan Hutang

Bandar Judi dan Hutang
Dalam permainan judi kebanyakan memiliki bandar judi sebagai pengendali suatu permainan. Tugas bandar ini yang biasanya dalam praktek perjudian memberikan bayaran kepada pemain yang menang, dan menarik uang dari pemain yang kalah. Jika semua pemain nilainya di bawah bandar, maka bandar akan mendapatkan untung banyak dengan menarik semua taruhan yang di pasang pemain. Namun jika ternyata semua pemain yang menang, maka bandar harus membayar kepada pemain yang menang. Dalam kesempatan ini saya akan membagikan kisah seorang bandar judi dadu yang mengalami nasib tragis. Di sebuah kampung dia sangat terkenal sebagai bandar judi, sebut saja dengan si Z. Di setiap ada acara musik pada orang pesta si Z ini selalu membawa seperangkat alat dadu, kemudian dia mencari tempat untuk buka lapak. Perlahan namun pasti tempat itu dipenuhi oleh warga yang ingin memasang taruhan. Hari-hari berlalu praktek judi yang ia kerjakan semakin sering dilakukan. Setiap ada kesempatan ia selalu hadir dengan membawa alat dadu tersebut. Dari permainan yang ia lakukan mengalami pasang surut, kadang menang dan kadang juga kalah.

Pernah pada suatu hari, bermain dadu memakan waktu 2 hari 2 malam tanpa henti. Ternyata kedatangan tamu dari luar, sehingga pemasang taruhan semakin memanas. Entah apa yang terjadi sehingga tidak menyerah sampai seperti tak pernah berakhir perjudian tersebut. Sampai ada salah seorang yang dari luar tersebut mencari pinjaman uang di tempat warga dengan menggadaikan motor sebagai jaminan. Ternyata nilai taruhan yang di pasang tidak sedikit lagi, sehingga tidak mengenal lelah untuk mencapai kemenangan. Yang menang semakin bersemangat dan yang kalah mencari pinjaman sana sini untuk memuaskan nafsu penasaran. Permainan dadu tersebut dilakukan di kebun sawit milik warga yang berjarak 100 m dari pemilik kebun tersebut. Dalam hal ini pemilik kebun tidak keberatan, sehingga mereka aman-aman saja. Dari permainan judi yang sejauh ini saya tau, jika seorang pemain yang menang dan seorang bandar bangkrut maka pemain yang menang paling banyak akan dijadikan sebagai bandar. Sehingga permainan tetap berlanjut dengan pergantian bandar jika bandar telah kehabisan uang. Hingga pada akhirnya sampailah si Z ini mengalami kekalahan yang sangat banyak.

Mungkin terbawa emosi lalu mencari hutang ke tempat saudaranya untuk melanjutkan perjudian. Namun ia tetap kalah, pada akhirnya tidak lagi ada yang memberi pinjaman karena tidak ada lagi jaminan yang bisa di berikan. Hingga ia berpindah tempat dengan merelakan rumahnya kepada saudaranya. Dan banyak ia meninggalkan hutang yang belum sempat terbayarkan. Dan keluarganya hidup serba kekurangan setelah itu, padahal sebelumnya ia termasuk keluarga yang berkecukupan. Memiliki rumah yang lumayan bagus, dan semua anaknya berpendidikan. Tapi semua itu tinggal kenangan karena korban keegoisan si Z yang tidak memperhitungkan dalam bermain judi. Hingga pada saat ini keluarga si Z semakin tidak jelas. Dari cerita ini tentu bagi anda seorang bandar atau pemain judi, anda harus bisa mengendalikan emosi saat bermain judi. Baik menang atau kalah harus memiliki target untuk berhenti. Karena jika tidak kebangkrutan akan menghampiri anda dalam waktu dekat.

Dalam bermain judi jika pikiran di kuasi oleh emosi maka hasilnya tidak akan merubah keadaan menjadi baik. Justru akan semakin kalah bertambah banyak. Dalam hal ini modal tersebut harus dapat tertanam pada diri para pejudi sejati. Sehingga apapun hasil yang anda dapatkan maka anda akan terbebas dari jurang kehancuran. Untuk itu perlunya untuk melatih kesabaran dan tenang dalam menghadapi kekalahan. Kunci kesuksesan dalam berjudi salah satunya anda harus tau kapan harus berhenti bermain jika keadaan sudah tidak memungkinkan. Apabila dipaksakan maka kehancuran akan menghampiri anda bahkan keluarga anda dan para tetangga yang pernah meminjami uang kepada anda. Kenapa bisa tetangga anda ikut terkena dampaknya? Karena anda pergi dengan meninggalkan hutang. Mereka yang telah memberi pinjaman uang tidak kunjung mendapatkan ganti rugi atau uang kembali. Hal ini perlu anda pikirkan dengan baik agar tidak terjadi juga kepada anda, karena nama keluarga anda juga dipertaruhakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *